Pencegahan Kerusakan Saraf Perifer Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2

Authors

  • Ana Nistiandani Departemen Keperawatan Kritis dan Medikal Bedah, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember
  • Jon Hafan Sutawardana Departemen Keperawatan Kritis dan Medikal Bedah, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember https://orcid.org/0000-0002-5059-6821
  • Rondhianto Departemen Keperawatan Kritis dan Medikal Bedah, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember https://orcid.org/0000-0002-8487-069X

DOI:

https://doi.org/10.58545/djpm.v2i1.75

Abstract

Kerusakan saraf perifer merupakan komplikasi diabetes melitus (DM) yang dapat menyebabkan kecacatan secara permanen. Kabupaten Jember memiliki angka DM yang tinggi dan penderitanya memiliki resiko untuk mengalami kerusakan saraf perifer. Desa Mayang merupakan mitra sasaran yang membutuhkan informasi untuk mencegah kerusakan saraf perifer. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah kerusakan saraf perifer pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kabupaten Jember. Metode pelaksanaan dilakukan dengan ceramah, diskusi, adanya evaluasi berdasarkan nilai pretes dan postes yang diberikan kepada peserta. Hasil kegiatan ini menunjukkan nilai pretes yang didapatkan dari rata-rata jawaban benar yaitu 41,79%. Sedangkan nilai benar rata-rata peserta postest yaitu 69,5%. Meskipun jawaban benar peserta belum mencapai 100%, dapat dikatakan bahwa terdapat peningkatan secara pengetahuan terkait diabetes melitus dan pencegahan komplikasi kerusakan saraf perifer pada peserta.Berdasarkan hasil tersebut, terdapat peningkatan nilai rata-rata jawaban benar dari peserta pengabdian kepada masyarakat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi dengan metode diskusi dan ceramah efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat.

Keywords:

pencegahan, saraf perifer, diabetes mellitus

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahsani, I. (2015). Analisis Tingkat Efektivitas Metode Edukasi Kepada Masyarakat Kabupaten Sukoharjo Tentang Swamedikasi Demam Pada Anak. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta Surakarta, 3(1), 1–11. http://dx.doi.org/10.1016/j.str.2013.02.005%0Ahttp://dx.doi.org/10.10

Al-Rubeaan, K., Al Derwish, M., Ouizi, S., Youssef, A. M., Subhani, S. N., Ibrahim, H. M., & Alamri, B. N. (2015). Diabetic foot complications and their risk factors from a large retrospective cohort study. PLoS ONE, 10(5), 1–17. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0124446

Ana Nistiandani, Rondhianto, R., & Fakhrur Rozsy, M. (2021). Overview of Motor Nerve Damage in People with Diabetes Mellitus. Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ), 1(3), 242–248. https://doi.org/10.53713/nhs.v1i3.83

Hanif, E. A., & Safitri, N. (2016). Foot Self-Care Pada Pasien Dengan Diabetes Melitus Di Rsud Kraton Pekalongan. Universitas Diponegoro.

Jatmiko, S. W., Romanda, F., & Hidayatullah, M. A. A. (2018). Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penyakit Tuberkulosis. Jurnal litbang sukowati L, 2, 1–7.

Kania. (2022). Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Diskusi terhadap Peningkatan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Siswa pada Pembelajaran PKn di SMA Pasudan 1 Cianjur.

Munali. (2019). Pengaruh Edukasi Kesehatan Perawatan Kaki Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Pencegahan Ulkus Kaki Diabetik. Carbohydrate Polymers, 6(1), 5–10.

Nor, A. M., & Fuad, C. (2018). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Dengan Metode Ceramah Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Dalam Pencegahan Filariasis. Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa, 1(1), 23. https://doi.org/10.29406/jkmk.v1i1.977

Rahmawati, A., & Markamah, S. (2017). Education Method of Lectures and Discussionstoward Health Cadre Ability in Early. Jurnal Ilmiah Pemenang, 51–56.

Restuning, D. (2015). Education in Improving the Effectiveness of Compliance with Setting Diet in Type 2 Diabetes Mellitus. Mutiara Medika, 15(1), 37–41.

Saputri, E.G., Setiuani, O., Astoria, N. (2018). Hubungan Riwayat Pajanan Pestisida Dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Petani Penyemprot Di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 6(1), 645–653.

Soelistijo, S. A., Novida, H., Rudijanto, A., Soewondo, P., & Suastika, K. (2015). Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia 2015 (Edisi I). Jakarta: PB PERKENI.

Downloads

Published

21-04-2023

How to Cite

Nistiandani, A., Sutawardana, J. H., & Rondhianto. (2023). Pencegahan Kerusakan Saraf Perifer Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 . DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 55–62. https://doi.org/10.58545/djpm.v2i1.75

Issue

Section

Articles