Gerakan Masyarakat Sehat: Pencegahan Hipertensi berbasis Penerapan Pola Hidup Sehat di Desa Ngombakan Sukoharjo
DOI:
https://doi.org/10.58545/djpm.v4i3.610Abstract
Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, seringkali tanpa gejala awal yang jelas sehingga dijuluki "silent killer". Prevalensi hipertensi yang tinggi, terutama pada kelompok usia produktif dan lansia, memerlukan intervensi serius untuk mencegah komplikasi lebih lanjut seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat di Desa Ngombakan, Kabupaten Sukoharjo, tentang pentingnya pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan edukatif partisipatif meliputi penyuluhan kesehatan interaktif, pengukuran tekanan darah gratis, dan diskusi terbuka mengenai faktor risiko serta penanganan hipertensi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 3 Juni 2025 yang dihadiri sejumlah 52 orang. Pelaksanaan kegiatan berupa focus group of discussion untuk penentuan prioritas dan solusi program kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta, serta observasi partisipasi aktif selama sesi diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang definisi hipertensi, gejala, penyebab, dan cara pencegahannya melalui diet seimbang, aktivitas fisik teratur, pengelolaan stres, serta pembatasan asupan garam. Data post-test menunjukkan rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat sebesar 40% dibandingkan pre-test. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam sesi tanya jawab dan komitmen untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam sesi tanya jawab dan komitmen untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan, program ini dapat berkontribusi pada penurunan angka kejadian hipertensi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Desa Ngombakan secara berkelanjutan.
Keywords:
Gerakan Masyarakat Sehat, Pencegahan, Hipertensi, Pola Hidup SehatDownloads
References
Anugerah, A., Abidin, Z. A., & Prastiyo, J. (2022). Terapi Komplementer Terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi: Studi Literatur. Journal of Bionursing, 4(1), 44–54. https://doi.org/10.20884/1.bion.2022.4.1.128
Asadha, S. A. (2021). Efektivitas jus mentimun (Cucumis sativus L.) dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jurnal Medika Hutama, 3(1), 1594–1600.
Barus, M., Ginting, A., & Turnip, A. J. (2019). Pengaruh pemberian mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pancur Batu Dusun IV Tanjung Anom. Jurnal Mutiara Ners, 2(2), 230–237. https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/NERS/article/view/862
Casmuti, & Fibriana, A. I. (2023). Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Casmuti. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 7(1), 123–134. https://doi.org/10.15294/higeia.v7i1.64213
Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo. (2021). Profil Kesehatan Kabupaten Sukoharjo Tahun 2021. Sukoharjo: Dinkes Sukoharjo. https://dkk.sukoharjokab.go.id/pages/profil-tahun-2021
Hidayati, A., Purwanto, N. H., & Siswantoro, E. (2022). Hubungan Stres Dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Jurnal Keperawatan, 15(2), 37–44. https://e-journal.lppmdianhusada.ac.id/index.php/jk/article/view/215
Imelda, I., Sjaaf, F., & Puspita, T. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Air Dingin Lubuk Minturun. Health & Medical Journal, 2(2), 68–77. https://doi.org/10.33854/heme.v2i2.459
Kartika, M., & Mirsiyanto, E. (2021). Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rawang Kota Sungai Penuh Tahun 2020 Berdasarkan data World Health Puskesmas Rawang. 5(1), 1-9. https://doi.org/10.22437/jkmj.v5i1.12396
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Hipertensi Si Pembunuh Senyap. Jakarta Selatan: Pusat Data dan Informasi Kesehatatan.
Rusdi, N. P. H. (2019). Analisis perbedaan penurunan tekanan darah antara pemberian jus buah belimbing (Averrhoa carambola L) dengan pemberian jus buah mentimun (Cucumis sativus) terhadap penderita hipertensi derajat I. Jurnal Menara Medika, 1(2). https://doi.org/10.31869/mm.v1i2.2070
Unger, T., Borghi, C., Charchar, F., Khan, N. A., Poulter, N. R., Prabhakaran, D., Ramirez, A., Schlaich, M., Stergiou, G. S., Tomaszewski, M., Wainford, R. D., Williams, B., & Schutte, A. E. (2020). 2020 International Society of Hypertension Global Hypertension Practice Guidelines. Hypertension, 75(6), 1334–1357. https://doi.org/10.1161/hypertensionaha.120.15026
WHO. (2023). Hypertension. March. https://www.who.int/news-room/factsheets/detail/hypertension
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ita Indraswati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
